-->

Biografi Jean Piaget (1896-1980)

Biografi Jean Piaget (1896-1980)

Biografi Jean Piaget
Biografi Jean Piaget

Jean Piaget merupakan seorang psikolog yang berasal dari Swiss, dia juga merupakan seorang yang ahli dalam bidang epistemologi genetik. Dia merupakan orang yang paling terkenal karena teorinya tentang perkembangan kognitif yang melihat bagaimana anak-anak berkembang secara intelektual selama masa kanak-kanak.

Gambaran dari Teori Jean Piaget

Sebelum adanya teori Piaget, anak-anak sering dianggap hanya sebagai sosok orang dewasa mini. Sebaliknya, Piaget menyarankan bahwa cara anak berpikir secara fundamental berbeda dari cara orang dewasa berpikir.

Teori Piaget memiliki pengaruh yang luar biasa pada munculnya psikologi perkembangan sebagai sub-bidang khusus dalam psikologi dan memberikan kontribusi besar pada bidang pendidikan. Dia juga dikreditkan sebagai pelopor teori konstruktivis, yang menunjukkan bahwa orang secara aktif membangun pengetahuan mereka tentang dunia berdasarkan interaksi antara ide-ide mereka dan pengalaman mereka.

Jean Piaget menduduki peringkat sebagai psikolog paling berpengaruh kedua dari abad ke-20 dalam satu studi tahun 2002. Jean Piaget terkenal dalam teori perkembangan kognitif dan epistemologi genetik.

Masa muda Jean Piaget

Jean Piaget lahir di Swiss pada tanggal 9 Agustus 1896, dan ia mulai menunjukkan minat pada ilmu-ilmu alam pada usia yang masih sangat dini. Pada usia 11 tahun, ia sudah memulai karirnya sebagai peneliti dengan menulis makalah pendek tentang burung pipit albino. Ia melanjutkan studi ilmu alam dan menerima gelar Ph.D. dalam zoologi dari Universitas Neuch√Ętel pada tahun 1918.

Perkembangan Intelektual Jean Piaget

Jean Piaget kemudian mengembangkan minat dalam psikoanalisis dan menghabiskan satu tahun bekerja di lembaga anak laki-laki yang dibuat oleh Alfred Binet. Alfred Binetmerupakan tokoh yang dikenal sebagai pengembang tes kecerdasan pertama di dunia, dan Piaget ikut andil dalam penilaian-penilaian tersebut.

Karir awal Jean Piaget terdiri dari pekerjaan dalam ilmu alam, kemudian pada tahun 1920-an ia mulai bergerak menuju pekerjaan sebagai psikolog. Dia menikah dengan Valentine Ch√Ętenay pada tahun 1923, dan kemudian memiliki tiga anak. Pengamatan Jean Piaget terhadap anak-anaknya sendiri yang menjadi dasar bagi banyak teorinya di kemudian hari.

Akar Pengetahuan Jean Piaget

Jean Piaget mengidentifikasi dirinya sebagai ahli epistemologi genetik. "Apa yang diusulkan oleh epistemologi genetik adalah menemukan akar dari berbagai varietas pengetahuan, sejak bentuk dasarnya, mengikuti ke tingkat berikutnya, termasuk juga pengetahuan ilmiah," jelasnya dalam makalahnya yang berjudul Genetic Epistemology.

Sebagai tambahan epistemologi adalah cabang dari ilmu filsafat yang berkaitan dengan asal usul, sifat, luas, dan batas pengetahuan manusia. Jean Piaget tertarik tidak hanya pada sifat pemikiran tetapi juga pada bagaimana ia berkembang dan memahami bagaimana genetika memengaruhi proses ini.

Pekerjaan awal Jean Piaget dengan tes kecerdasan Alfred Binet telah membawanya untuk menyimpulkan bahwa anak-anak berpikir secara berbeda dari orang dewasa. Meskipun ini adalah gagasan yang diterima secara luas saat ini, itu dianggap revolusioner pada saat itu. Pengamatan inilah yang mengilhami minatnya untuk memahami bagaimana pengetahuan tumbuh sepanjang masa kanak-kanak.

Skema Teori Jean Piaget

Jean Piaget menyarankan agar anak-anak mengurutkan pengetahuan yang mereka peroleh melalui pengalaman dan interaksi mereka ke dalam kelompok yang dikenal sebagai skema (kerangka kerja kognitif). Ketika informasi baru diperoleh, itu dapat diasimilasi ke dalam skema yang ada atau diakomodasi dengan merevisi skema yang ada atau membuat kategori informasi yang baru.

Sekarang ini, Jean Piaget terkenal karena penelitiannya tentang perkembangan kognitif anak-anak. Jean Piaget mempelajari perkembangan intelektual ketiga anaknya sendiri dan menciptakan teori yang menggambarkan tahap-tahap yang dilalui anak-anak dalam perkembangan kecerdasan dan proses berpikir formal.

Tahapan Perkembangan Kognitif Anak

Tahapan perkembangan kognitif anak terdiri dari empat tahap:

  1. Tahap sensorimotor: Tahap pertama perkembangan berlangsung sejak lahir sampai kira-kira usia dua tahun. Pada titik perkembangan ini, anak-anak mengenal dunia terutama melalui indera dan gerakan motorik mereka.
  2. Tahap praoperasional: Tahap kedua perkembangan berlangsung dari usia dua sampai tujuh tahun dan ditandai dengan perkembangan bahasa dan munculnya permainan simbolik.
  3. Tahap operasional konkret: Tahap ketiga perkembangan kognitif berlangsung dari usia tujuh sampai kira-kira usia 11 tahun. Pada tahap ini, pemikiran logis muncul, tetapi anak-anak masih berjuang dengan pemikiran abstrak dan teoretis.
  4. Tahap operasi formal: Pada tahap keempat dan terakhir perkembangan kognitif, yang berlangsung dari usia 12 tahun hingga dewasa, anak-anak menjadi jauh lebih mahir dalam pemikiran abstrak dan penalaran deduktif.

Kontribusi Jean Piaget

Jean Piaget memberikan dukungan untuk gagasan bahwa anak-anak berpikir secara berbeda dari orang dewasa, dan penelitiannya mengidentifikasi beberapa tonggak penting dalam perkembangan mental anak-anak. Karyanya juga membangkitkan minat dalam psikologi kognitif dan perkembangan. Teori dari Jean Piaget dipelajari secara luas saat ini oleh mahasiswa psikologi dan juga bimbingan dan konseling.

Piaget memegang banyak posisi kursi sepanjang karirnya dan melakukan penelitian di bidang psikologi dan epistemologi. Dia menciptakan Pusat Internasional untuk Epistemologi Genetik pada tahun 1955 dan menjabat sebagai direkturnya sampai kematiannya pada 16 September 1980.

Pengaruh Teori Jean Piaget

Teori Jean Piaget terus dipelajari di bidang psikologi, sosiologi, pendidikan, dan genetika. Karyanya berkontribusi pada pemahaman kita tentang perkembangan kognitif anak-anak. Sementara para peneliti sebelumnya sering melihat anak-anak hanya sebagai versi yang lebih kecil dari orang dewasa, Jean Piaget membantu menunjukkan bahwa masa kanak-kanak adalah periode yang unik dan penting dari perkembangan manusia.

Karyanya juga mempengaruhi psikolog terkenal lainnya termasuk Howard Gardner dan Robert Sternberg. Dalam teks 2005 mereka The Science of False Memory, Brainerd dan Reyna menulis tentang pengaruh Piaget.

Pesan dari Penulis Artikel

"Tujuan utama pendidikan di sekolah adalah mampu menciptakan generasi yang mampu melakukan hal-hal baru, tidak hanya mengulangi apa yang telah dilakukan oleh generasi lama"

Referensi

  1. American Psychological Association. Piagetian theory. APA Dictionary of Psychology.
  2. Brainerd CJ, & Reyna VF. The science of false memory. Oxford University Press; 2005. doi:10.1093/acprof:oso/9780195154054.001.0001
  3. Valsiner J, Molenaar PCM, Lyra MCDP, et al. Dynamic Process Methodology in the Social and Developmental Sciences. Springer. 2009.
  4. Smith L. A brief biography of Jean Piaget. Jean Piaget Society. Updated August 2017.
    LihatTutupKomentar

    Followers